Jurnal Ilmiah Agribios
Vol 17 No 1 (2019): JUNI

PERSEPSI PETANI TERHADAP KINERJA PENYULUH DI DESA KLAMPOKAN DALAM PENGEMBANGAN PADI ORGANIK

Darma Catur Saputri (Fakultas Pertanian, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo)
Sulistyaninsih Sulistyaninsih (Fakultas Pertanian, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo)



Article Info

Publish Date
25 Jun 2019

Abstract

Kompetensi Penyuluh pertanian perlu mendapat perhatian yang serius, karena peningkatan dan penurunannya akan berpengaruh langsung terhadap peningkatan dan penurunan kinerja penyuluh. Kompetensi yang tinggi akan sangat mendukung kinerja seseorang dalam melaksanakan tugas rutinnya. Tinggi rendahnya tingkat kompetensi akan berpengaruh langsung terhadap sasaran yang dicapai. Keberpihakan penyuluh kepada petani belum tampak. Seperti keterlibatan penyuluh sebagai tenaga (penyuluh) pendamping dalam penyaluran kredit Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyuluh Pertanian dan Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertnian (THL-TBPP) dalam menyusun rencana pupuk bersubsidi, tidak di dukung data kebutuhan riil petani di lapangan. Penghitungan hanya berdasarkan prediksi penggunaan pupuk per hektar dikalikan total luas arel pertanian di tingkat kecamatan.Tujuan yang hendak dicapai peneliti untuk yaitu: untuk mengetahui persepsi petani terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan padi organik Kelompok Tani Tirto Dimulyo III Desa Klampokan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa persepsi petani terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan padi organik Kelompok Tani Tirto Dimulyo III Desa Klampokan termasuk dalam klasifikasi sedang. Faktor-faktor yang berhubungan nyata dengan persepsi petani terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan padi organik yang meliputi tingkat pendidikan, pengetahuan petani, dan interaksi sosial petani, umur dan pengalaman kerja berhubungan nyata dengan persepsi petani terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan padi organik..

Copyrights © 2019