AbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari tepung tapioka yang berbeda terhadap karakteristik fisik dan organoleptik ikan amplang bete-bete. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan ikan bete-bete dan tepung tapioka (50 g: 90 g), (50 g: 110 g) dan (50 g: 130 g). Perbedaan penambahan tepung tapioka menunjukkan hasil uji organoleptik tidak memiliki penambahan yang signifikan terhadap kenampakan, aroma, dan rasa     (p <0,05) dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tekstur dan kerenyahan. Hasil uji karakteristik fisik amplang dengan peningkatan volume memiliki nilai paling tinggi pada perlakuan 90 gram adalah 10,86%. Nilai gizi dari amplang ikan ini sesuai dengan standar SNI, dan dapat diterima oleh panelis organoleptik.Kata kunci: ikan bete-bete, tepung tapioka, organoleptik, sifat fisik
Copyrights © 2018