Kebutuhan minyak bumi di Indonesia meningkat setiap tahunnya tetapi hal ini tidak seimbang dengan produksi dalam negeri yang terus menurun. Kondisi ini membuat pemerintah berusaha untuk meningkatkan kapasitas produksi minyak bumi di dalam negeri sehingga mendorong aktivitas eksplorasi, pengembangan dan produksi yang didukung oleh kontraktor, konsultan, perusahaan EPC dan penyedia jasa lainnya dalam bidang migas. PT ABC adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi produk dan EPC migas di Indonesia sejak tahun 1986. Sayangnya peluang bisnis yang berkembang belum dapat dimanfaatkan. Pada tahun 2013 sampai tahun 2014 pendapatannya menurun padahal mempunyai sumber daya dan kemampuan yang mendukung kompetensi intinya sebagai perusahaan EPC yang didukung oleh produk yang didistribusikannya. Pada beberapa proses lelang, perusahaan mengalami kekalahan yang diakibatkan oleh harga yang lebih tinggi daripada pesaing. Akar masalah dari isu bisnis adalah perusahaan kurang menyelaraskan strategi perusahaan ke dalam strategi semua unit kerja. Sebagai solusinya ABC membuat formulasi strategi mulai dari strategi korporat, strategi bisnis sampai strategi fungsional. Berdasarkan analisa lingkungan bisnis dan internal perusahaan, saran strategi yang terbaik adalah cost focus untuk melayani pasar yang spesifik (niche market) dengan memanfaatkan kompetensi intinya. Strategi ini dilaksanakan melalui harga lebih murah dengan tetap mempertahankan kualitas.
Copyrights © 2020