Perkembangan HIV/AIDS tetap menjadi pandemi yang menyerang masyarakat di seluruh dunia. WHO memperkirakan sekitar 10-12 juta orang dewasa dan anak-anak dari seluruh dunia telah terinfeksi dan setiap harinya sebanyak 5.000 jiwa tertular virus HIV. Jumlah AIDS tertinggi di Provinsi Jawa Tengah terdapat pada tahun 2013, yaitu dengan 175 kasus. Faktor sosiologis-gender berkaitan dengan rendahnya status sosial wanita (pengetahuan, ekonomi, sosial budaya). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang HIV/AIDS pada Wanita Tuna Susila. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sejumlah 68 WTS. Besar sampel sejumlah 46 responden, dengan teknik pengambilan sampel Accidental Sampling. Analisis data penelitian ini menggunakananalisis univariat. Penelitian ini menggunakan analisis data univariat distribusi frekuensi dengan pendekatan cross sectional, sehingga diperoleh 3 kategori yaitu baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki pengetahuan yang cukup dalam pengetahuan tentang HIV/AIDS sebanyak 34 responden (73,9%), untuk kategori kurang sebanyak 3 responden ( 6,5%), dan kategori baik sebanyak 9 responden (9,6%). Bagi dinas terkait diharapkan menambah kegiatan yang menarik, sehingga WTS dapat mengikuti kegiatan secara maksimal. Kemudian WTS yang telah mengikuti penyuluhan yang diadakan tenaga kesehatan diharapkan dapat diketahui dan dimengerti lebih baik lagi, karena dari penelitian didapatkan hasil pengetahuan yang masih cukup.
Copyrights © 2015