Program KB bukan hanya ditujukan kepada wanita saja, tetapi peran serta laki-laki sangat diharapkan dan dapat mendukung keberhasilan program tersebut. Sampai saat ini partisipasi laki-laki terhadap Program KB masih rendah, dimana yang menggunakan alat/cara KB jenis Medis Operasi Pria (MOP) hanya sebesar 0,68% dari hasil analisis Bapermas 2013 Jawa Tengah. Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan suami tentang Metode Operasi Pria (MOP) di Desa Suruh Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Tahun 2014. Metode penelitiannya, jenis penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh suami PUS yang mempunyai anak ≥ 3 di Desa Suruh Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang. Sampel sebanyak 49 PUS dengan teknik Total sampling. Instrument menggunakan kuesioner dan uji statistik yang digunakan adalah statistik deskriptif. Penelitian karakteristik responden yaitu sebagian besar umur rata-rata responden 42 tahun dan berpendidikan rendah (SD) sebesar 79,6 %, sebagian besar pengetahuan responden kurang sebesar 51,0% tentang kontrasepsi MOP. Dari data tersebut bisa disimpulkan bahwa pengetahuan suami sebagian besar kurang dengan pemilihan kontrasepsi MOP pada pasangan usia subur. Saran bagi tenaga kesehatan sebaiknya memberikan penyuluhan bagi para suami tentang KB MOP untuk meningkatkan pengetahuan tentang MOP sehingga dapat meningkatkan motivasi suami untuk melakukan KB MOP.
Copyrights © 2015