JURNAL ILMIAH KESEHATAN & KEBIDANAN
Vol 7 No 2 (2018): PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPE

PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA PENDERITA HIPERTENSI DI UPT GANDOANG DESA MAMPIR KEC. CILEUNGSI – BOGOR TAHUN 2017

SalmaAyulianti Daniah (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Nov 2018

Abstract

Penduduk di seluruh dunia dengan kelompok lanjut usia (lansia) yang berumur 60 tahun keatas mengalami pertumbuhan dengan cepat dibandingkan dengan kelompok usia lainnya. Senam dapat meningkatkan aktivitas metabolisme tubuh dan kebutuhan oksigen. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk membuktikan seberapa besar pegaruh semam lansia terhadap peuruan tekanan darah /hypertensi. Penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat analitik kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest yaitu desain penelitian yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa kelompok pembanding. Jumlah populasi 35 lansia (Sugiyono, 2007). Dari hasil penelitian ini didapatkan diketahui rata-rata tekanan darah sistolik sebelum mengikuti senam adalah 147 mmHg dan setelahnya menjadi 130 mmHg. Kemudian diketahui nilai ties sebesar 14 yang menunjukan ada 14 responden yang sama atau tidak mengalami perubahan tekanan darah diastolik baik sebelum maupun sesudah mengikuti senam lansia. Hasil penelitian disimpulkan Rata-rata tekanan darah systole sebelum senam lansia, dan sesudah melakukan senam lansia mengalami penurunan. Rata-rata tekanan darah dyastol sebelum senam lansia, dan sesudah melakukan senam lansia mengalami penurunan. Adanya Pengaruh senam lansia terhadap TD systole dengan besar penjelasan varian 95%. Adanya Pengaruh senam lansia terhadap TD dyastole dengan besar penjelasan varian 95%. Kata Kunci : Lansia, Hypertensi, Senam lansia

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Jkk

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Public Health

Description

Ilmu kesehatan masyarakat : administrasi kebijakan kesehatan, administrasi rumah sakit, kesehatan reproduksi, promosi kesehatan, keselamatan kecelakaan kerja, epidemiologi, surveillance dan gizi. Kebidanan : kesehatan Ibu dan Anak, pelayanan Kebidanan Komplementer, kepemimpinan dan kebijakan ...