Latar Belakang: Produksi ASI merupakan peranan penting terhadap proses menyusui, teturtama pada bayi 0-6 bulan. Produksi ASI yang menurun menyebabkan tingkat pemberian ASI menjadi berkurang, hal ini telah dibuktikan bahwa 64,7 % ibu menyusui yang bekerja tidak memberikan ASI Ekslusif 2,9 %, ibu tetap berusaha berusaha memproduksi ASI bekerja. Produksi ASI dapat terhambat oleh berbagai baik faktor internal maupun eksternal, namun untuk meningkatkan produksi ASI terdapat beberapa terapi ditempuh baik secara farmkologi dan non farmakologi. terapi untuk meningkatkan denga nmengkonsumsi Sayur daun bangun-bangun. Hal ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian sayur daun bangun-bangun terhadap peningktan produksi ASI. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy Experimental Design dengan pretest-posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang di Wilayah Puskesmas Kaduhejo Kabupaten Pandeglang Banten yang telah memenuhi Kriteria Inklusi, Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling .pemberian sayur daun bangun-bangun diberikan selama 14 hari dengan dosis pemberian 150 gram/hari. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji paired sampel test. Hasil Penelitian didapatkan bahwa sayur daun bangun-bangun efektif untuk meningkatkan produksi ASI dan kenaikan berat badan bayi sebagai outcome dengan nilai p value= 0,000< 0,05. Kandungan laktagogum pada daun bangun-bangun diyakini memiliki kontribusi terhadap peningkatan laju sekresi ASI. Selain dari pada itu kadungan vitamin C yang berperan sebagai immunostimulan. Penelitian ini mengkonfirmasi efektivitas pemberian sayur daun bangunbangun terhdap peningktan produksi ASI. Kata kunci: ASI, Produksi ASI, Daun Bangun-bangun,
Copyrights © 2020