Perubahan atau peningkatan berat badan merupakan efek samping dari pemakaian kontrasepsi. Efek penambahan berat badan disebabkan karena hormon yang terkandung dapat merangsang pusat pengendali nafsu makan di hipotalamus yang menyebabkan akseptor makan lebih banyak dari biasanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan dengan umur, lama pemakaian, jenis kontrasepsi, riwayat penyakit keturunan dan kadar gula darah.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian observasi analitik, dengan desain cross sectional. Populasi kasus pada penelitian ini adalah akseptor KB di Klinik Medisca pada bulan Mei-Juni 2020 sebanyak 100 akseptor KB. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 orang. Instrumen yang di gunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner penggunaan alat kontrasepsi, lembar observasi kartu pengguna KB dan alat-alat yang di gunakan dalam penelitian. Hasil penelitian dari variabel kenaikan berat badan yaitu akseptor KB yang tidak naik/tetap berat badannya sebanyak 23 responden (23%) sedangkan akseptor KB yang mengalami kenaikan berat badan sebanyak 77 responden (77%).Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa ada hubungan antara umur, jenis kontrasepsi, riwayat penyakit keluarga dengan kenaikan berat badan akseptor KB di Klinik Medisca Cimanggis Depok Jawa Barat tahun 2020 karena didapatkan hasil p value < 0,05. Kata kunci : kenaikan berat badan, akseptor KB, kadar gula darah
Copyrights © 2020