JURNAL ILMIAH KESEHATAN & KEBIDANAN
Vol 9 No 2 (2020): HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PO

HUBUNGAN ANTARA KARAKTERISTIK MATERNAL DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU KENANGA 1 WILAYAH PUSKESMAS CILANDAK BARAT

Tara Nur Fadilah1, (Unknown)
Sri Dinengsih2 (Unknown)
Risza Choirunissa3 (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2021

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnyapertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang. Kejadian balita stunting (pendek) merupakanmasalah gizi utama yang dihadapi Indonesia. Berdasarkan data Pemantauan Status Gizi (PSG)selama tiga tahun terakhir, pendek memiliki prevalensi tertinggi dibandingkan dengan masalahgizi lainnya seperti gizi kurang, kurus, dan gemuk. Prevalensi balita pendek mengalamipeningkatan dari tahun 2016 yaitu 27,5% menjadi 29,6% pada tahun 2017Metode: Jenis penelitian ini merupakan jenis analitik observasional dengan menggunakandesain cross sectional Jumlah sampel sebanyak 62 balita Teknik pengambilan sample dengancara secara total sampling. variabel independen adalah ASI ekslusif,pengetahuan,pendidikan,Pendapatan Keluarga dan Status Gizi Ibu dan variabel dependen adalah kejadian stuntingHasil: bahwa dari hasil tabulasi silang menunjukan bahwa dari 62 Balita yang mengalamiStunting sebanyak 33 (69,4%) yang tidak di berikan ASI ekslusif sebanyak sedangkan yangtidak ASI Ekslusif 39 (62,9%) dengan pengetahuan kurang sebanyak 41 (66,1%). berpendidikanrendah sebanyak 42 (67,7%), pendapatan yang tidak sesuai UMP 43 (69,4%). status gizi ibudengan KEK sebanyak 43 (69,4)Analisis : Sehingga berdasarkan hasil uji menggunakan program SPSS 22,0 menggunakan UjiChi Square, dengan taraf signifikan derajat kemaknaan α = 0,05 didapatkan bahwa adahubungan yang signifikan antara Pendidikan dengan Kejadian Stunting dengan nilai p value0,000, ada hubungan yang signifikan antara Penghasilan dengan Kejadian Stunting dengan nilaip value 0,000, ada hubungan yang signifikan antara Status Gizi dengan Kejadian Stuntingdengan nilai p value 0,000 dan tidak ada hubungan antara Pemberian ASI ekslusif dengankejadian Stunting dengan nilai p value 0,271,tidak ada hubungan antara pengetahuan dengankejadian stunting dengan nilai p value 0,023,Diskusi: Secara kualitatif maka terdapat hubungan antara Pendidikan, penghasilan, dan statusgizi dengan kejadian stunting di posyandu kenanga I wilayah kerja puskesmas cilandak JakartaSelatan Disarankan untuk meningkatkan upaya pencegahan kejadian status gizi selama hamilmelalui Pendidikan Kesehatan Kata kunci : Stunting, pengetahuan, status gizi, ASI Eklusif

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

Jkk

Publisher

Subject

Humanities Health Professions Public Health

Description

Ilmu kesehatan masyarakat : administrasi kebijakan kesehatan, administrasi rumah sakit, kesehatan reproduksi, promosi kesehatan, keselamatan kecelakaan kerja, epidemiologi, surveillance dan gizi. Kebidanan : kesehatan Ibu dan Anak, pelayanan Kebidanan Komplementer, kepemimpinan dan kebijakan ...