Tulisan ini menyajikan kembali artikel dari DR. R. Goris mengenai pemberontakan golongan pande besi di Bali abad 14-19 M sebagai sudi kasus sekaligus refleksi sosial mengenai adanya upaya legitimasi status untuk memperkuat kuasa. Melalui studi pustaka dan kritik teks yang berkaitan dengan arti pande yang dijumpai dalam berbagai konteks, diketahui pemberontakan pande di Bali merupakan kasus yang unik, langka dan kasuistik yang erat kaitannya dengan eksistensi suatu kelompok dengan cara pelegitimasian di antaranya dengan “kodifikasi tradisi” melalui keturunan, pemecahagah, parasasti, dan babad bahwa mereka berasal dari dewata. Hal tersebut merupakan salah satu contoh bahwa klasifikasi sosial memiliki peran yang penting dan juga sensitif dalam menata fungsi dan peran suatu komunitas di dalam masyarakat dan sekaligus mempunyai pengaruh dalam menguasai opini kelompok.
Copyrights © 2019