Kajian Keteguhan lentur Statik Jenis Kayu Kelas Dua (Lanan Merah, Lanan Kuning, dan Lanan Putih) adalah judul yang sengaja dipilih, hal tersebut dikarenakan banyak pemakaian bahan kayu untuk konstruksi di Kalimantan Selatan Khususnya. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui secara baik tentnag keteguhan lentur static ketiga jenis kayu lanan tersebut yang terdapat di “Wantilan” Banjarmasin dan sekitarnya. Metode penelitian adalah dengan memberikan pembebanan static pada satu titik ditengah bentang antara dua perletakan sederhana yang berjarak 70 cm.Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menyatakan bahwa tegangan lentur dari kayu lanan kuning, lanan merah dan lanan putih, masing-masing sebesar 4,5 ; 5,6 ; 5,1 kali lebih dari pada tegangan lentur yang diperkenankan dalam PKKI-NI 5-1961. Agar hasil ini lebih baik maka perlu dilakukan kajian untuk benda uji yang lebih banyak lagi, dna dengan 2 (dua) perletakan jepit – elastis.
Copyrights © 2007