Jalan raya merupakan prasarana transportasi yang sangat diperlukan, hal ini dikarenakan jalan merupakan penunjang berbagai sektor pembangunan, sarana aktifitas penduduk, dan untuk mempermudah hubungan dari suatu daerah kedaerah lain. Bertambahnya penduduk di Kabupaten Balangan membuat pertumbuhan lalulintas di daerah tersebut meningkat, namun pada pada kawasan antar Desa Batu Piring saat ini prasarana transportasi belum memadai satu sama lain, khususnya untuk prasarana jalan. Oleh karena itu, perlu direncanakannya jalan yang menghubungkan antara daerah Paringin-Muara Pitap, demi memudahkan arus lalulintas di daerah tersebut. Perencanaan perkerasan jalan ini adalah untuk mendapatkan tebal struktur perkerasan lentur dengan menggunakan metode Pt T-01-2002-B yang mengacu pada AASHTO 1993. Pada perencanaan tebal struktur perkerasan lentur ini didapat tebal D1 = 5,00 cm (AC-WC; a1 = 0,4); D1‟ = 6,00 cm (AC-Base; a1 = 0,4); D2 = 16,00 cm (Batu pecah kelas A, CBR 100%; a2 = 0,14 ); D3 = 11,00 cm ( Batu pecah kelas B, CBR 50%; a3 = 0,12).
Copyrights © 2011