ABSTRAK Latar Belakang : Upaya dilakukan untuk menurunkan rasa nyeri pada ibu pos sectio caesarea salah satunya menggunakan teknik Abdominal Breathing. Teknik ini di percaya mampu merangsang tubuh untuk melepaskan opoid endogen yaitu endofin dan enkefalin yang dapat mengurangi rasa nyeri dan teknik ini mudah dilakukan tanpa menggunakan alat relaksasi. Sebagai pusat rujukan di kota metro Rumah Sakit Ahmad Yani Metro Tahun 2017 persalinan SC sebanyak 181 (47%) dari 404 persalinan.Tujuan : Mengetahui ada pengaruh tekhnik abdominal breathing terhadap penurunan skala nyeri ibu post SC di RSUD Jendral Ahmad Yani Metro .Metode : Jenis penelitian kuantitatif dengan desain Purposive Sampling rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu sectio caesarea berjumlah 30 orang, dengan teknik sampling Purposive Sampling. Data diambil dengan lembar observasi. Analisa data univariat dan bivariat uji t (t-test).Hasil : dari hasil analisis data terhadap 30 responden Rata-rata nyeri post SC sebelum diberikan Abdominal breathing adalah 6,47 dengan standar deviasi 0,507. Rata-rata nyeri post SC setelah diberikan Abdominal breathing adalah 4,33 dengan standar deviasi 0,802. Ada pengaruh tekhnik Abdominal breathing terhadap nyeri post SC (t-test > t hitung, 17,147> 1.725, p–value < 0,05). Dengan penurunan sebesar 2,133.Kesimpulan :Ada pengaruh teknik abdominal breathing terhadap penurunan skala nyeri ibu post section caesaria di RSUD. Jendral Ahmad Yani Metro. Kata kunci: Abdominal Breathing, skala nyeri,Sectio caesarea
Copyrights © 2019