Hipertensi menjadi penyebab kematian sekitar 7,1 juta orang di seluruh dunia atau sekitar 13 % dan total kematian, sedangkan di Indonesia hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis, yakni mencapai 6,7% clari populasi kematian. Jumlah penderita hipertensi di Kecamatan Lambu Kibang tahun 2009 yaitu 630 orang. Faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi adalah usia, keturunan, jenis kelamin, obesitas, konsumsi natrium, konsumsi lemak, kelainan ginjal, merokok, dan kurang olahraga.Tujuan penelitian ini diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lanjut usia di Kampung Pagan Jaya, Tulang Bawang Barat. Jenis penelitian adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah seluruh usia lanjut berjurnlah 94 orang dengan sampel total populasi. Pengumpulan data wawancara, dengan alat bantu kuesioner, selain itu jugs pengukuran tekanan darah, serta lingkar pinggang dan lingkar panggul. Berdasarkan basil univariate diperoleh 55,3% orang menderita hipertensi dan 44,7% orang tidak hipertensi, 50% orang berjenis kelamin laki-laki dan 50% perempuan, 55,3% orang obesitas dan 44,7% tidak obesitas, serta 40,4% orang merokok dan, 59,6% tidak merokok. Sedangkan bivariate ada hubungan antara jenis kelamin (p-value = 0,002), obesitas (p-value = 0,017) dengan kejadian hipertensi, dan tidak ada hubungan antara perilalcu merokok (p-value = 0,137) dengan kejadian hipertensi. Saran bagi institusi pendidikan perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dan bagi masyarakat informasi dapat dipergunakan untuk mencegah terjadinya penyakit hipertensi.Kata kunci : Jenis Kelamin, Obesitas, Perilaku merokok, dan ffipertensi pada usia lanjut
Copyrights © 2019