Migrasi internasional Tenaga Kerja Indonesia (TKI) merupakan fenomena menarik untuk dikaji. Berdasarkan laporan Bank Indonesia mengenai jumlah rata-rata TKI yang melakukan migrasi internasional dari tahun 2011-2015 mencapai 3.9 juta jiwa. Pada penelitian ini, penulis menggunakan model gravitasi sebagai alat untuk melihat hubungan antara jarak dan ukuran ekonomi kedua negara dengan migrasi internasional TKI. Penulis menggunakan beberapa variabel seperti jarak negara asal dengan negara tujuan, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita negara tujuan, Produk Domestik Bruto (PDB) per kapita negara asal, jumlah populasi di negara tujuan, dan kesamaan agama mayoritas antara negara asal dan negara tujuan guna melihat pengaruhnya terhadap migrasi internasional TKI. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup 26 negara tujuan TKI dari tahun 2011-2015. Alat analisis yang digunakan adalah data panel model random effect. Kemudian penulis menggunakan pendekatan mundlak untuk mengatasi masalah time-invariant. PDB per kapita negara tujuan, PDB per kapita negara asal, jarak, jumlah populasi negara tujuan, dan kesamaan agama mayoritas antara negara asal dan negara tujuan berpengaruh terhadap migrasi internasional TKI. Sebagaimana hasil temuan, variabel jarak berpengaruh negatif terhadap migrasi internasional TKI, PDB per kapita negara asal berpengaruh negatif, sementara PDB per kapita negara tujuan berpengaruh positif. Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa model gravitasi cukup relevan diterapkan pada kasus migrasi internasional tenaga kerja Indonesia.
Copyrights © 2018