Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas bank Syariah di Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Regresi Linier Berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas bank Syariah di Indonesia, digunakan variabel Short Term Mistmach (STM), Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Non-Performing Financing (NPF). Penelitian ini menggunakan data bulanan dari tahun 2015 sampai 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel CAR, ROE dan NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap STM, sedangkan variabel ROA berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap variabel dependen STM. Perbankan Syariah disarankan untuk menjaga STM dalam kondisi sehat dengan cara meningkatkan CAR, ROA ROE dan menurunkan NPF.
Copyrights © 2018