Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui dosis probiotik yang berbeda untuk memperoleh tingkat kelangsungan hidup tertinggi dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap. Penelitian ini terdiri dari dari 2 (dua) stadia yaitu Mysis dan Postlarvae (hingga PL5) keduanya diberikan pakan yang mengandung probiotik (Super L Brand) dengan 3 (tiga) perlakuan yaitu (A) 7,5 ml, (B) 12,5 ml dan (C) 17,5 ml probiotik/2 kg pakan komersial (berprotein tinggi (50% protein kasar) dengan 3 (tiga) ulangan dalam tangki pemeliharaan, masing masing mengandung 50 l air laut dengan kepadatan 2500 ekor Mysis (M1)/tanki dan 1500 ekor Postlarvae (PL1)/tanki. Pada stadia Mysis diberikan 0,1 ml probiotik kedalam masing masing tangki yang telah diisi air laut, diberikan 5 hari sebelum pemeliharaan dan 0,3 ml terhadap stadia Postlarvae (PL), keduanya diberikan pakan 3,5 g/hari sebanyak 4 (empat) kali. Hasil penelitian menunjukan bahwa probiotik dalam pakan berpengaruh terhadap tingkat kelangsungan hidup (SR) pada stadia Mysis. Probiotik yang diberikan pada pakan uji pada fase mysis dengan dosis 17 ml/2 kg memberikan kelangsungan hidup tertinggi 72,0 % sedangkan yang diberikan pada fase postlarvae (hingga PL5) memberikan kelangsungan hidup tertinggi 75,26%, diduga probiotik ini membantu meningkatkan efesiensi penyerapan makanan pada usus dan mutu media air pemeliharaan.
Copyrights © 2018