Religi: Jurnal Studi Agama-agama
Vol 4, No 2 (2005)

KONSEP FEMALE CIRCUMCISION DALAM PERSPEKTIF BUDAYA JAWA DAN ISLAM (DAMPAKNYA TERHADAP KEBEBASAN PEREMPUAN)

Anna, Dian Nur (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Oct 2019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan secara deskripsi kritis tentang bagaimana Female Circumcision atau tetesan itu dalam Budaya Jawa dan bagaimana Islam menyoroti masalah Female Circumcision atau tetesan serta bagaimana dampak Female Circumcision tersebut terhadap kebebasan perempuan. Sampai saat ini, praktek tetesan itu masih dilaksanakan di Jawa yang mayoritas beragama Islam. Dari penelitian ini, Female Circumcision atau tetesan menurut Budaya Jawa dan Islam menempatkan perempuan sebagai makhluk yang perlu disunati. Hal ini mendatangkan dampak positif dan negatif bagi perempuan. Dengan disunat, perempuan menjadi selamat, dilindungi Tuhan, wajah perempuan menjadi cerah, tidak brutal dan dapat menyenangkan suami. Di sisi lain, kekuatan perempuan menjadi kurang atau lemah setelah disunat, sehingga menyebabkan perempuan menjadi subordinasi. Melihat fenomena tetesan yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Jawa tersebut, tetesan atau sunat untuk perempuan itu hendaknya sebagai sebuah pilihan. Perempuan harusnya diberi kesempatan untuk bersedia atau menolak untuk disunati. Saat ini yang diperlukan adalah meletakkan perempuan bukan sebagai lawan laki-laki, tetapi sebagai kawan atau partner bagi laki-laki. Perempuan adalah sebagaimana manusia yang mempunyai harkat dan martabat yang sama dengan laki-laki. Dia adalah mitra yang sejajar dengan laki-laki. Kata kunci: Female Circumcision, Tetesan, Budaya Jawa, Islam, dan Kebebasan Perempuan.

Copyrights © 2005






Journal Info

Abbrev

Religi

Publisher

Subject

Religion Humanities Social Sciences

Description

Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is an open access peer reviewed research journal published by Department of Religious Studies, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Religi: Jurnal Studi Agama-Agama is providing a platform for the researchers, academics, professional, practitioners and students to impart ...