Peran perempuan dengan segala sublim-sublim feminitasnya bila dikembalikan pada realitas pergerakan Nasyiatul Aisyiyah tidak terjadi permasalahan yang mendasar karena secara structural berdasarkan wawancara para responden tidak satupun yang mengungkapkan rasa keberatan dengan sistem keorganisasian yang ada di tubuh Nasyiatul Aisyiyah. Dari berbagai keterangan responden, dapat ditarik benang merah di mana mereka itu dalam menanggapi persoalan-persoalan sekitar gerakan yang menuntut kesetaraan peran antara perempuan dan laki-laki tidak terlepas dari sudut pandang latar belakang mereka dalam menghayati masalah tersebut.
Copyrights © 2004