Meskipun komputer sangat membantu kita dalam kehiduan sehari-hari, tetapi ia juga memiliki pengaruh buruk, khususnya dalam hal mengetik. Penulis melakukan penelitian tentang pengaruh mengetik terhadap penulisan tangan huruf Tionghoa dan faktor-faktor yang mempengaruhi daya ingat huruf Tionghoa terhadap editor Harian Nusantara Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sering mengetik membuat daya ingat huruf Tionghoa menurun. Akibatnya pada saat menulis, banyak huruf Tionghoa yang tidak dapat ditulis, hanya ditulis sebagian saja, maupun salah menuliskan huruf yang lain. Mengetik juga berpengaruh pada bentuk huruf yang dituliskan. Bentuk huruf tersebut sudah tidak lagi memiliki unsure seni sehingga tidak indah dipandang. Selain mengetik, faktor lain yang dapat mempengaruhi ingatan huruf Tionghoa adalah frekuensi menulis huruf Tionghoa, jenis pekerjaan, frekuensi membaca tulisan berbahasa Tionghoa, menggunakan goresan dan radikal untuk mencari huruf Tionghoa di kamus, jumlah goresan huruf tersebut, frekuensi penggunaan kata, serta faktor lingkungan. Hal-hal di atas dapat mempengaruhi daya ingat kita terhadap huruf Tionghoa.
Copyrights © 2013