Percobaan dilaksanakan di Desa Bondan Kecamatan Sukagumiwang Kabupaten Indramayu. Lokasi tersebut berada pada ketinggian 15 meter dari permukaan laut (dpl). Waktu percobaan dimulai dari bulan Oktober sampai dengan November 2012.Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 kombinasi perlakuan dengan 4 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari A = S1C1 (Benih bersacrotesta dan kondisi gelap), B = S2C1 (Benih tanpa sarcotesta dan kondisi gelap), C = S1C2 (Benih bersarcotesta dan kondisi semi terang), D = S2C2 (Benih tanpa sarcotesta dan kondisi semi terang), E = S1C3 (Benih bersarcotesta dan kondisi terang), F = S2C3 (Benih tanpa sarcotesta dan kondisi terang). Variabel yang diamati yaitu viabilitas benih, kecambah normal dan dormansi benih.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sarcotesta dan cahaya berpengaruh nyata terhadap viabilitas umur pengamatan 21 hss dan 35 hss, rata-rata jumlah kecambah normal umur pengamatan 21 hss dan 35 hss dan dormansi benih pepaya pengamatan 35 hss. Kombinasi perlakuan benih tanpa sarcotesta dan pencahayaan terang saat dikecambahkan memiliki viabilitas tertinggi, jumlah kecambah normal tertinggi dan tidak ada biji yang dormansi.
Copyrights © 2016