Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai komposisi media pembibitan (topsoil, kascing dan arang sekam) terhadap pertumbuhan bibit jarak pagar, mengetahui komposisi media pembibitan, yang memberikan pengaruh paling baik terhadap pertumbuhan bibit jarak pagar, dan mengetahui korelasi antara variabel pertumbuhan bibit dengan bobot segar bibit Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan dari 9 (sembilan) perlakuan dan diulang 3 (tiga) kali. Variabel yang diamati yaitu persentase tumbuh bibit stek, pengukuran tinggi tunas, jumlah daun, volume akar, bobot segar bibit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media pembibitan stek jarak pagar yang berbeda berpengaruh terhadap tinggi tunas (30 HST), jumlah daun (15, 30, 45, dan 60 HST), volume akar dan bobot segar tanaman; pada komposisi media tanam berupa campuran topsoil : kascing (1: 1), topsoil : kascing (2:1), topsoil : kascing : sekam (2:1:1), dan topsoil : kascing : sekam (2:2:1) memberikan pengaruh yang paling baik terhadap pertumbuhan bibit jarak pagar (jumlah daun, volume akar, dan bobot segar tanaman) terdapat hubungan yang nyata antara persentase tumbuh (umur 15 HST), tinggi tunas, jumlah daun, volume akar dengan bobot segar tanaman.
Copyrights © 2014