Management Information System dikembangkan di Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Kabupaten Banyumas melalui implementasi teknologi informasi (TI) sehingga praktek administrasi perizinan yang sarat dengan verifikasi manual dapat digantikan dengan verifikasi elektronik Hal yang diperhatikan pada pengumpulan fungsi-fungsi yang diperlukan pada rancang bangun Sistem Informasi Perizinan Badan Penanaman Modal Dan Pelayanan Perizinan Kabupaten Banyumas menggunakan pendekatan paradigm pemrograman berorientasi objek meliputi proses berkas permohonan masuk beserta disposisinya, proses surat keputusan dan metode pengolahan perizinan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan antara perangkat lunak yang dirancang dengan lingkungan eksternalnya yang sangat membantu memutuskan bagaimana seharusnya menyediakan fungsionalitas sistem sesuai dengan permintaan user dan bagaimana menstruktur sistem sehingga dapat berkomunikasi secara efektif dengan lingkungannya.
Copyrights © 2010