Beberapa survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mempunyai level estimasi provinsi atau kabupaten. Jumlah sampel tidak mencukupi untuk melakukan pendugaan sampai ke tingkat desa, bahkan beberapa desa tidak terkena sampel atau nirsampel. Model dengan penambahan informasi gerombol, menurut Anisa (2014), lebih baik untuk menduga variabel di wilayah nirsampel. Akan tetapi belum diketahui berapa besar area nirsampel yang bisa ditangani oleh model tersebut. Untuk menjawab pertanyaan ini, dilakukan kajian simulasi. Dilihat dari perbedaan MSE, model ini bisa digunakan pada area nirsampel sebanyak 40 persen. Akan tetapi, dilihat dari nilai relatif bias, jumlah area nirsampel yang bisa ditangani sebanyak 20 persen. Kesimpulannya, model EBLUP dengan penambahan informasi gerombol dapat dengan baik digunakan sampai 20 persen wilayah nirsampel.
Copyrights © 2018