Dalam pemodelan data biner atau binomial ada sejumlah cara dimana model dugaan tidak layak.Yang paling penting dari semua itu adalah komponen sistematik linear dari model tidak dinyatakandengan tepat. Sebagai contoh misalnya model tidak menyertakan suatu variabel penjelas yangmemang seharusnya berada di dalam model, atau mungkin satu atau dua variabel penjelas perluditransformasi sebelumnya. Kedua, transformasi dari peluang respons yang digunakan mungkintidak tepat; misalnya mungkin saja bahwa transformasi dari peluang respons yang telah digunakanadalah transformasi logistik padahal seharusnya menggunakan transformasi log-log komplementer.Ketiga, data mungkin berisi suatu data pencilan yang mengakibatkan data tidak cocok terhadapmodel dugaan. Teknik yang digunakan untuk memeriksa kelayakan model ini disebut juga sebagaiproses diagnosa. Pada makalah ini pembahasan akan lebih difokuskan pada pemeriksaan ketepatanfungsi hubung dalam pemodelan data biner.
Copyrights © 2009