Optimasi penjadwalan dapat dilakukan dengan berbagai metode salah satunya algoritmagenetika. Pada algoritma genetika dilakukan beberapa tahap dalam melakukan optimasipenjadwalan yaitu seleksi, crossover dan mutasi. Pada metode crossover kromosompenjadwalan akan diacak dan ditukarkan dengan kromosom yang lainya. Pada penelitian ini,dilakukan pengembangan terhadap metode crossover yang diambil dari metode crossover yangbiasa dilakukan di algoritma genetika. dimana pada metode crossover pada umumnyamemungkinkan terjadinya kerusakan pada kromosom.Terdapat 2 metode yang dikembangkan, pertama dengan memotong gen hanya pada genyang mengalami bentrok, dan yang kedua merandom gen yang akan dipotong. Gen dipotongsecara utuh tidak memotong ditengah gen, sehingga tidak merusak gen.Analisis terhadap hasil uji coba menunjukan bahwa pengembangan metode crossoverdapat diimplementasikan pada kasus penjadwalan dan terlihat bahwa metode yang memotonggen hanya pada gen yang bentrok lebih cepat mencapai nilai terbaik atau mendekati 1 daripadametode yang hanya merandom gen saja. Dari nilai akhir juga terlihat bahwa metode yangmemotong gen pada gen yang bentrok memiliki nilai akhir lebih baik. Selain itu kedua metodeini mampu meminimalisir kerusakan pada kromosom hasil dari crossover.
Copyrights © 2012