Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 16, No 2 (2016): Volume 16 Nomor 2 Agustus 2016

PENGARUH PENYULUHAN GIZI TERHADAP PENGETAHUANDAN PERILAKU IBU TENTANG GIZI SEIMBANG BALITA KOTA BANDA ACEH

Cut Rizki Azria (Cut Rizki Azria adalah Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala)
Husnah Husnah (Husnah adalah Dosen bagian ilmu gizi Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2016

Abstract

Abstrak. Tingginya kasus malnutrisi di Indonesia menunjukkan masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat mengenai gizi. Menu seimbang sangat penting terutama pada awal pertumbuhan balita. Pengetahuan ibu yang rendah tentang penyediaan menu seimbang untuk balita dapat berpengaruh terhadap pemberian makanan anak balita. Penelitian ini bertujuan mengetahui perubahan pengetahuan dan perilaku ibu sebelum dan sesudah penyuluhan gizi seimbang. Penelitian dilakukan di Posyandu Lampaseh Aceh tanggal 12 September sampai 31 Oktober 2015. Penelitian eksperimental dengan desain pretest-posttest control group. Uji statistik menggunakan uji T dengan 2 sampel bebas pada 60 sampel yang dipilih secaraprobality sampling dengan teknik simple random sampling. Hasil Penelitian didapatkan kelompok kontrol 15 orang (50%) pengetahuan baik, meningkat menjadi 17 orang (56,7%) setelah 5 hari tanpa penyuluhan. Kelompok intervensi 17 orang (56,7%) pengetahuan baik, setelah penyuluhan meningkat menjadi 22 orang (56,4%). Perilaku ibu tanpa penyuluh dari kelompok kontrol 14 orang (53,8%) perilaku baik, meningkat menjadi 16 orang (47,1%). Kelompok intervensi perilaku baik sebelum penyuluhan 12 orang (46,2%) setelah penyuluhan meningkat menjadi 18 orang (52,9%). Kesimpulan ada perbedaan pengetahuan antara kelompok kontrol yang tidak diberi penyuluhan gizi dengan kelompok intervensi yang diberi penyuluhan gizi (p=0,001) dan ada perbedaan perilaku ibu kelompok kontrol yang tidak diberi penyuluhan gizi dengan kelompok intervensi yang diberi penyuluhan gizi (p=0,029). (JKS 2016; 2: 87-92)Kata kunci : Penyuluhan Gizi, Pengetahuan, Perilaku, Gizi Seimbang BalitaAbstract. The high insidence of malnutrition in Indonesia shows that the public awareness about nutrient is still low. Balance nutrient  is important especially at the early growth of child. The lack knowledge of mother about balance nutrient for child can affect the way child’s feeding. This study aimsto determine the changes of knowledge and behavior of mother before and after nutrient balancing counseling. The study is conducted in community health center (posyandu) of Lampaseh, Banda Aceh on September 12nd to October 31st 2015. This is experimental study with pretest-posttest control group design. Statistic test in this study is using T-test with two independent samples from 60 selected samples with simple random sampling. The result shows that control group, 15 samples (50%) with good kowledge is increase to 17 samples (56,7%) after five days without counseling. The intervention group, 17 samples (56,7%) with good knowledge is increase to 22 samples (56,4%) after counseling. The behavior of mother without counseling from control group, 14 samples (53,8%) with good behavior is increase to 16 samples (47,1%) whereas the intervention group, 12 samples (46,2%) with good behavior is increase to 18 samples (52,9%). Conclusion: There is difference of knowledge between control group without counseling and intervention group with counseling (p=0,001) and there is difference of behavior control group without counseling and intervention group with counseling (p=0,029). (JKS 2016; 2: 87-92)Keywords: Nutrient counseling, Knowledge, Behavior, Balita Nutrient balancing

Copyrights © 2016