Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 13, No 3 (2013): Volume 13 Nomor 3 Desember 2013

ASPEK KLINIS DAN TATALAKSANA GAGAL NAFAS AKUT PADA ANAK

Bakhtiar Bakhtiar (Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran, Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
16 Dec 2013

Abstract

Abstrak. Gagal nafas merupakan kondisi ketidakmampuan sistem respirasi untuk memasuk oksigen yang cukup dan membuang karbodioksida, yang disebakan oleh kelainan sistem pernafasan dan sistem lainnya, termasuk gangguan sistem saraf.  Keadaan ini menyebabkan terjadinya hipoksemia, hiperkapnia atau kombinasi keduanya. Berdasarkan tekanan parsial karbondioksida arteri (PaCO2), gagal nafas dibagi menjadi 2 tipe, yaitu tipe I dan tipe II.  Baik pada tipe I maupun II, tekanan parsial oksigen arteri (PaO2) yang rendah. Sebaliknya, PaCO2 yang normal atau rendah pada tipe I dan meningkat pada tipe II.  Gagal napas diawali oleh stadium kompensasi  berupa peningkatan upaya  nafas. Selanjutnya terjadi dekompensasi yang ditandai dengan menurunnya upaya nafas. Diagnosis gagal nafas akut ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan  fisik dan penunjang, termasuk pulse oksimetri dan analisa gas darah.  Tatalaksana gagal nafas terdiri dari tatalaksana darurat dan tindakan lanjutan. Dalam tatalaksana darurat dilakukan tidakan membuka jalan nafas dan pemberian oksigen. Dalam tatalaksana lanjutan, dilakukan stabilisasi dan mencegah perburukan, dengan  melanjutkan pemberian oksigen dan tatalaksana ventilasi, stabilisasi sirkulasi dan terapi penyakit primer. Abstract. Respiratory failure is the inability of the respiratory system to supplay sufficient oxygen and dispose carbon dioxide, which is caused by abnormalities of the respiratory system and others, including disorders of the nervous system. This situation leads to hypoxemia , hypercapnia , or a combination of both . Based on  the arterial partial pressure of carbon dioxide (PaCO2), respiratory failure were divided into 2 types: type I and type II . Both the type I and II , the arterial partial pressure of oxygen (PaO2) is low . In contrast, PaCO2 is normal or low in type I and incresed in type II. Respiratory failure is started by a compensation stage characterized by increasing work of breathing. Furthermore, it continued by decompensation stage characterized by decreasing work of breathing. The diagnosis of acute respiratory failure is established based on history, physical examination and supported examination, including pulse oximetry and blood gas analysis. Management of respiratory failure consists of the management of the emergency and follow-up. In emergency management, the primary action are airway opening and oxigen delivery. Tthe continued treatment are made stabilization and prevent deterioration, with continued oxygen administration and management of ventilation, circulation and stabilization treatment of primary disease.

Copyrights © 2013