Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 7, No 2 (2007): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2007

Kesehatan reproduksi santriwati pesantreo modern dao pesantren tradisiooal di aceh besar

Sarah Firdausa (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2007

Abstract

Abstrak.   Penelitian   ini  akan  membahas  tentang  keadaan  umum  kesehatan  reproduksi   santriwati  (siswa pcrcmpuan)  di  pesantren  modem  dan  pesantren  tradisional    yang meliputi   pengetahuan,  sikap,  dan  perilaku santriwati  serta  kebutuhan  dan  metode  yang  diminati   dalam  mendapatkan   infonnasi     tentang  kesehatan reproduksi.    Penelitian  ini  menggunakan  rnetode  cross  sectional,  dilakukan   selama   6  bulan   terhadap  70 santriwati  dari  pesantren  modem  dan pesantren  tradisional  (dua jenis   pesantren  diambil   sebagai   sampel mengingat ada perbedaan yang mendasar pada metode belajar kedua pesantren tersebut).  Pengarnbilan sampel dengan  menggunakan   rumus   Lemeshow  dilakukan   secara  probabilitas sampling yaitu   dengan   mctodc sistematik random sampling.  Analisa data yang digunakao adalah gabungan  antara  kuantitatif  dan kualitatif. Data yang diperoleh  dari  hasil  wawancara, observasi  dan focus group discussion   digunakan  untuk melengkapi 1 analisa  statistik  dari  kuesioner,   Didapatkan  hasil  bahwa pengetahuan  dan praktek reproduksi  yang dilakukan oleh santriwati  kurang memadai ditinjau dari segi  kesehatan, terjadi  ketimpangan  yang merugikan  santriwati secara  kesehatan.  Sebagian   besar  santriwati  tidak  mernotong  kuku  dan  menyisir   rarnbut  rnercka  selama menstruasi  berlangsung  karena  dianggap  suatu  dosa, namun  tidak  ada  aturan  agama  yang melarang  hal  ini sccara tegas. Diperlukan  adanya  kesadaran dan kemauan dari semua pihak,  utamanya  kaum perempuan dan juga  ularna sebagai penyampai  pesan agama untuk menyadari dan menghilangkan  pengetahuan clan kebiasaan rcproduksi  yang tidak tepat ini, sehingga tidak terjadi transfer knowlegde yang salah dari generasi  ke generasi. (JKS 2008; 2: 97-102) Kata kunci :  kesehatan reproduksi,  santriwati Abstract.  This study will discuss the general situation of reproductive  health santriwati (female students) in a modem  boarding  and boarding  that  includes  traditional   knowledge,  attitudes,  and  behavior  santriwati  and needs, and methods that are interested  in getting  information about reproductive  health.  Research  using this method of cross-sectional, conducted over 6 monthes to 70 students of islamic modem and traditional boarding school   in Aceh  Besar.  Sampling  using  the  formula  Lemeshow   probability  sampling   be  carried  out  with systematic  random  sampling  method.  Analysis   of the  data  used  was  the  combination  of  quantitative  and qualitative.  Data  obtained  from  interviews,  observation   and  focus  group  discussion   is  used  to  complete statistical  analysis  of the questionnaire.  Obtained  results   that  the  knowledge   and practices  of  reproduction made by student was inadequate  in terms of health,  there is a discrepancy  in student  health. Most santriwati does not cut the nails and comb their hair due to theit  menstruation considered  a sin, but there is no rule that prohibits   religious this explicitly.  Knowledge  of this  is they can from friends,  mothers and ustadz. It's required the awareness and willingness  of all  parties, especially  the women and ulama reknowledge  this reproductive habits  and knowledge, so it will not happen to the next generation. (JKS 2008; 2:97-102) Keyword : reproductive health,  student

Copyrights © 2007