Jurnal Kedokteran Syiah Kuala
Vol 10, No 1 (2010): Volume 10 Nomor 1 April 2010

Tes Provokasi Hidung pada Rinitis Alergi dan Non Alergi

Teuku HusniT.R (Bagian Jlmu Penyakit Telinga Hidung dan Tenggorokan Fakultas Kedokteran Universitas Syiali Kuala)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2010

Abstract

Abstrak.Rinitis   Alergi (RA) maupun Rinitis Non Alergi (RNA) adalah penyakit yang banyak dijumpai. Untuk menegak.kan diagnosis penyakit rinitis berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang. ejala RA maupun RNA bampir sama yaitu pilek, bersin, buntu hidung dan gatal,  Gejala buntu hidung lebih menonjol  pada RNA, sedangkan gejala pada mata lebib banyak dijumpai pada RA. e)ain tes kulit, tes provokasi hidung sebagai salah satu pemeriksaanpenunjang,saat ini mulai banyak dilakukan selain dalam penelitian, juga sebagai evaluasi klinis penyakit RA maupun RNA. Tes provokasi hidung diindikasi.kan pada keadaan dimana gejala klinis dan basil tes kulit atau tes darah tidak bermakna atau malah bertentangan. euntungan tes provokasi hidung bila hasilnya negatif, menunjukkan bahwa alergen yang dipakai  bukan sebagai penyebab rinitis.Tes ini sangat berguna terutama pada RNA akibat kerja. Kerugian tes ini memerlukan waktu yang Jama dan biaya yang mahal.(JKS 2010,·J:43-50)Kata  kuncl: tes provokasi hidung, rhinitis alergi, rhinitis non alergiAbstract.Allergic Rhinitis (AR) and Non Allergic Rhinitis (NAR) are most commonly found disease. Diagnosis is based on history taking, physical examination and supporting examination. The symptoms of AR are similar to the symptoms ofNAR: cold, sneezing, obstructed and itchy nose. Obstructed nose is more dominant on NAR while symptoms on eye are more dominant on AR  Besides skin test, nasal provocation test as one of supporting examination is nowadays more used either in research and clinical  evaluation on AR and NAR. The indications are absence or contradictive result of clinical signs, skin test and blood test. The advantage is that negative result shows that the allergen used in the test is not the cause of the rhinitis. This test is very useful to examine the work-related NAR. The disadvantages are long required period and high cost. (JKS 2010; 1:43-50)Keywords:nasal provocationtest, allergic rhinitis, non allergic rhinitis

Copyrights © 2010