Abstrak. Metabolisme utama INH melalui jalur asetilasi dengan perantara N-asetil transferase, kecepatan asetilasi dipengaruhi oleh ras dan genetik, dan dapat dibagi dalam asetilasi cepat atau asetilasi lambat. Selain itu asetilasi merupakan salah satu jalan biotransformasi metabolit yang dihasilkan oleh berbagai arilamin karsinogen. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenotip asetilasi pada masyarakat Kediri Jawa Timur, dengan mengukur kadar INH dalam serum sesudah konsumsi secara oral. Penelitian ini merupakan suatu classical epidemiologi dilakukan pada 30 orang. Variabelpenelitian adalah asetilasi cepat dan asetilasi lambat. Didapatkan mayoritas masyrakat Kediri memiliki asetilasi cepat yaitu sebesar 53,33 %, dan asetilasi lambat sebesar 47,63 %.( JKS 2007; 1: 9-14)Kata kunci : fenotip asetilasi, INHAbstract. Acetylation phenotype can be determined by measuring isoniazid acetylation rate which can be categorized into fast and slow acetylators. The objective of this study is to identify the acetylation phenotype in Kediri population Jawa Timur with measured INH level in serum after oral compsumption. Study methodology was classical epidemiology, undertaken in 30 subject. The variables of this study were fast and slow acetylator. In all in subject mayority ofKediri community: fast acetylation phenotype was found 53,33 % and slow acetylation phenotype was 47,63 %. (JKS 2007; 1:9-14)Keywords : acetylation phenotype, isoniazid
Copyrights © 2007