Metahumaniora
Vol 7, No 3 (2017): METAHUMANIORA, DESEMBER 2017

Komparasi Unsur Budaya (Kepercayaan) pada Masyarakat Talaga, Majalengka dan Masyarakat Nagoya, Jepang

Asri Soraya Afsari (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Dec 2017

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan mengkaji perbandingan kepercayaan masyarakat Talagadi Majalengka dan masyarakat Nagoya di Jepang. Kepercayaan yang dimaksud dalampenelitian ini adalah kepercayaan yang berhubungan dengan tabu atau pamali dankepercayaan yang berhubungan dengan keberuntungan pada kedua masyarakat tersebut.Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan metode deskripstif kualitatif. Dalam memupudata digunakan metode lapangan karena peneliti terjun langsung ke masyarakat. Disamping itu, digunakan pula metode survey melalui penyebaran daftar kuesioner. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa bentuk kepercayaan yang berhubungan dengan tabu ataupamali pada masyarakat Talaga dan Nagoya meliputi kegiatan yang dilakukan oleh manusia.Adapun kepercayaan yang berhubungan dengan keberuntungan pada kedua masyarakattersebut berkaitan dengan binatang, benda, dan kegiatan manusia. Sampai saat ini baikmasyarakat Talaga maupun Nagoya masih memegang teguh kepercayaan tersebut.Kata kunci: kepercayaan, Talaga, Nagoya, deskriptif kualitatif, komparasi budaya.AbstractThe aim of this research is to review the comparison of belief between the society ofTalaga in Majalengka and the society of Nagoya in Japan. The intended belief on this study isthe one related with a taboo or pamali, and the belief correlated to luck on both societies. Inachieving the goal, this research uses a descriptive qualitative method. To get the data, thewriter uses a field method that he (/she) directly involves with the people. On the other hand,the writer also uses a survey method by distributing questioners. The result shows that the beliefcorrelated with the taboo or pamali of Talaga and Nagoya societies covers the activities doneby human. Also with the belief related to luck of both societies corresponds to animals, things,and human’s activities. Until now, either Talaga society or Nagoya’s still keeps those beliefs.Keyword: belief, Talaga, Nagoya, descriptive qualitative, cultural comparison.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

metahumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Metahumaniora adalah jurnal dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sejak tahun 2012 dan bertujuan menyebarluaskan pemikiran-pemikiran konseptual maupun hasil riset yang telah dicapai dalam rumpun ilmu humaniora. Fokus dan ruang ...