Metahumaniora
Vol 7, No 1 (2017): METAHUMANIORA, APRIL 2017

Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Sunda Melalui Kaulinan Barudak Lembur di Kabupaten Tasikmalaya

Encang Saepudin (Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2018

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai  Model Pelestarian  Kaulinan Barudak Lembur (Sunda) di Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Dengan  metode kualitatif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, Focus Group Discussion, dan  studi pustaka penelitilian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis permainan, nilai-nilai yang terkandung dalam permainan,  dan model pelestarian  kaulinan barudak lembur di Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Responden dalam penelitian ini adalah Pengelola Saung Budaya Tatar Karang Cipatujah  dan para tokoh masyarakat Desa Sindang Kerta. Hasil peneltian menunjukkan bahwa jenis permainan yang dilestarikan oleh masyarakat  Desa Sindangkerta ada 12 jenis permainan, setiap permainan memiliki nilai-nilai kehidupan yang diterapkan berdasarkan nilai silih asih, silih asah, dan silih asuh.  Nilai-nilai dalam permainan adalah kebersamaan, kepemimpinan, kejujuran, lapang dada, kesederhanaan, dan lain-lain, sedangkan pelestarian kaulinan barudak lembur yang dilaksanakan oleh  Pengelola Saung Budaya Tatar Karang  Cipatujah terbagi dalam dua bentuk yaitu Culture Experience dan  Culture Knowledge. 

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

metahumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Metahumaniora adalah jurnal dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sejak tahun 2012 dan bertujuan menyebarluaskan pemikiran-pemikiran konseptual maupun hasil riset yang telah dicapai dalam rumpun ilmu humaniora. Fokus dan ruang ...