Kabupaten Bangkalan merupakan sentra bunga melati di Provinsi Jawa Timur dan dikenal dengan melati Rato Ebhu. Kelestariannya dipertahankan oleh masyarakat dengan merangkainya menjadi sebuah produk yaitu ronce melati. Banyaknya produsen ronce melati menimbulkan persaingan, oleh sebab itu pemasaran menjadi ujung tombak bagi masing-masing produsen. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis struktur pasar ronce bunga melati Rato Ebhu, 2) menganalisis perilaku pasar ronce bunga melati Rato Ebhu, 3) menganalisis kinerja pasar ronce bunga melati Rato Ebhu dengan jumlah sampel sebanyak delapan belas usaha yang ditentukan dengan metode sampling jenuh. Teknik analisis yang digunakan adalah pendekatan SCP (Structure, conduct, Performance). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif dan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) struktur pasar ronce melati Rato Ebhu mengarah kepada pasar persaingan tidak sempurna yaitu pasar oligopoli. 2) Berdasarkan analisis perilaku pasar ronce melati Rato Ebhu harga yang ditawarkan ditentukan oleh pemilik usaha masing-masing serta produsen melakukan promosi guna meyakinkan konsumen bahwa pelayanan yang diberikan dapat bersaing dipasar. 3) Kinerja pasar ronce melati Rato Ebhu dilihat dari tingkat keuntungan berada pada level tinggi karena nilai rata-rata keuntungan yang diperoleh lebih dari 50%.
Copyrights © 2020