Jagung merupakan tanaman pangan yang banyak dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, pakan ternak dan bahan baku industri. Madura memiliki luas lahan sebesar 400.000 ha yang sangat potensial untuk mengembangkan jagung hibrida. Namun, tingkat produktivitasnya masih sangat rendah. Studi ini bertujuan menganalisis faktor yang dapatberpengaruh terhadap produksi dan memprediksi tingkat efisiensi teknis pada usahatani jagung hibrida. Metode analisis menggunakan fungsi produksi Stochastic Frontier untuk mengistimasi nilai pendugaan menggunakan Maximum Likelihood Estimation (MLE). Jumlah sampel dalam studi ini sebanyak 60 responden secara purposive terbagi sama besar atas empat kabupaten. Hasil analisis data memberikan gambaran bahwa faktor yang berpengaruh terhada produksi usahatani jagung hibrida adalah luas lahan yang diusahakan, benih jagung, penggunaan pupuk organik, urea, phonska dan keterlibatan tenaga kerja. Hasil analisis lainnya menunjukkan bahwa tingkat efisiensi teknis produksi jagung hibrida di Madura 88% sudah efisien.
Copyrights © 2020