Bebek pedaging adalah salah satu komoditas yang mempunyai pasar potensial di Kecamatan Burneh, tetapi peternak belum merasakan keuntungan dari potensi tersebut karena masalah pemasaran yang dihadapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis saluran, margin dan efisiensi pemasaran bebek pedaging di Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara dengan bantuan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Kecamatan Burneh ada empat saluran pemasaran bebek pedaging yaitu (1) 0-tingkat: peternak langsung menjual kekonsumen ahir (2) 1-tingkat model A: peternak menjual ke pengecer dan pengecer menjual ke konsumen ahir (3) 1-tingkat model B: peternak menjual ke pedagang pengumpul dan selanjutnya dijual ke konsumen ahir oleh pedagang pengumpul dan (4) 2-tingkat: peternak menjual ke pedagang pengumpul, pengumpul menjual ke pengeecr dan pengecer menjual ke konsumen ahir. Magin pemasaran 1-tingkat model A dan 2-tingkat sebesar Rp.8000 dan 1-tingkat model B Rp.7500. Berdasrkan farmer’s share-nya, semua saluran pemasaran masih masuk kategori diman farmer’s share 0-tingkat 100%, 1-tingkat model A 77,1%, 1-tingkat model B 77,3%, dan 2-tingkat 77,1%.
Copyrights © 2020