IRT Maju Jaya telah memproduksi kerupuk samiler dengan kapasitas produksi 100 kilogram perharinya. Namun nilai tambah dan kelayakan usahanya belum pernah dianalisis. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai tambah usaha pembuatan kerupuk samiler. Responden dalam penelitian adalah pemilik IRT Maju Jaya. Metode analisis yang dipergunakan adalah formulasi nilai tambah Hayami, R/C, B/C, BEP produk, dan BEP Harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IRT Maju Jaya mampu menghasilkan nilai tambah perproduksi kerupuk singkong sebesar Rp. 14406.38. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha pembuatan kerupuk samiler ini layak untuk dijadikan sebagai alternatif usaha skala rumah tangga.
Copyrights © 2021