Jagung merupakan komoditas yang prospektif sebagai pangan pokok kedua setelah padi. Harga jagung lokal Madura lebih tinggi dibandingkan harga jagung varietas lain. Penggunaan input produksi yang belum sesuai menyebabkan produktivitas rendah dan penggunaan biaya yang tinggi. Penelitian bertujuan untuk menganalisis tingkat efisiensi teknis, alokatif dan ekonomi usahatani jagung lokal di Pulau Madura. Penelitian dilakukan di empat kabupaten dengan 60 responden yang ditentukan secara purposive. Berdasarkan hasil penelitian, petani jagung lokal Madura belum efisien secara teknis, alokatif dan ekonomis dengan nilai masing-masing 0,732, 0,283 dan 0,199.
Copyrights © 2020