Studia Sosia Religia: Jurnal Studi Agama-Agama
Vol 2, No 2 (2019)

KONSEP KAFIR DALAM PANDANGAN NAHDLATUL ULAMA (NU) DAN FORUM UMAT ISLAM (FUI) SUMATERA UTARA

Fitriani dan Siti Aisyah (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan)



Article Info

Publish Date
15 Dec 2019

Abstract

AbstrakKafir merupakan istilah yang tak indah didengar. Namun upaya Nahdlatul Ulama mengubahnya menjadi istilah non-Muslim mendapat respon penolakan dari berbagai pihak seperti Forum Umat Islam. Penelitian ini berupaya mengkaji konsep kafir menurut Nahdlatul Ulama dan Forum Umat Islam Sumatera Utara. Penelitian ini   merupakan field research, dengan metode kualitatif danbersifat deskriptif analitikserta Comparative Approach. Nahdlatul Ulama Sumut menyatakan mereka sepakat dengan rekomendasi istilah non-muslim, karena tidak mencapai status kafir sebagaimana di dalam kitab fikih. Sementara Forum Umat Islam menyatakan tidak setuju dengan Nahdlatul Ulama dan menyatakan semua non islam adalah kafir.Kata kunci : Forum Umat Islam, Kafir, Nadhlatul Ulama AbstrakKafir is a term that is not beautiful to hear. But the efforts of Nahdlatul Ulama to convert it to non-Muslim terms have been rejected by various parties like the Forum Umat Islam. This study seeks to examine the concept of infidelity according to the Nahdlatul Ulama and Forum Umat Islam North Sumatra. This research is a field of research, with qualitative and analytic descriptive methods and Comparative Approach. The North Sumatra Nahdlatul Ulama said they agreed with the recommendation of the term non-Muslim, because it does not reach the status of infidel as in the book of fiqh. While the Forum Umat Islam stated that it disagreed with the Nahdlatul Ulama and declared all non-Muslims to be Kafir.Keyword : Islamic Community Forum (FUI), Infidel, Nadhlatul Ulama

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ssr

Publisher

Subject

Religion

Description

Studia Sosia Religia: Jurnal Studi Agama-Agama memuat artikel yang berasal dari hasil penelitian studi agama dalam ragam lingkup kajian meliputi perbandingan agama, sejarah agama, agama dan politik, sosiologi agama, antropologi agama, agama dan isu-isu kontemporer, hubungan antaragama, toleransi ...