Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kondisi keuangan perusahaan, debt default dan pergantian kantor akuntan publik (KAP) terhadap penerimaan opini audit going concern. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu pemilihan sampel dengan beberapa kriteria tertentu dan dihasilkan sampel sebanyak 48 perusahaan yang terdaftar di BEI selama 4 periode yaitu 2012-2015. Metode analisis data pada penelitian ini adalah regresi logistik. Pengujian hipotesis menggunakan program SPSS 20. Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukkan kondisi keuangan berpengaruh terhadap opini audit going concern sedangkan debt default dan pergantian KAP yang dilakukan perusahaan tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern.Kata Kunci :Kondisi keuangan, debt default, pergantian KAP, opini audit goingconcern
Copyrights © 2017