Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir perairan tropis yang memiliki tingkat produktivitas primer yang tinggi dan memiliki manfaat serta peranan penting bagi organisme akuatik juga bagi kepentingan manusia. Salah satu peran penting hutan mangrove sebagai penyerap dan penyimpan karbon dalam upaya penanggulangan pemanasan global. Desa Sebubus Kabupaten Sambas Kalimantan Barat memiliki kawasan ekosistem mangrove yang belum diketahui secara pasti struktur komunitas dan estimasi kandungan karbon organik. Oleh karena itu, penelitian mengenai struktur komunitas dan estimasi karbon organik hutan mangrove perlu dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari dan Februari 2019. Metode pengambilan data komunitas mangrove dan sampel sedimen yaitu dengan menggunakan transek lingkaran. Analisis data komunitas mangrove menggunakan indeks Shannon-Winner sedangkan analisis karbon organik menggunakan Loss on ignition (LOI). Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekagaraman jenis mangrove di Desa Sebubus Kabupaten Sambas tergolong rendah berkisar antara 0-0,9865 ind/Ha dan diperoleh 5 jenis mangrove yaitu Excocaria agallocha, Ceriops tagal, Soneratia alba, Bruguiera gymnoryza dan Rhizophora mucronata. Kandungan karbon organik berdasarkan variasi kedalaman berkisar antara 2,5-12,43 Mg/ha-1. Dimana karbon tertinggi pada kedalaman 0-60 cm.
Copyrights © 2019