Tujuan penelitian ini ialah mencari hubungan korelasi antara tingkat literasi, pendapatan, motivasi dan aksesibiltas dalam menghambat mahasiswa memiliki instrumen investasi. Data yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Keuangan menunjukan pada tahun 2016 masih sangat sedikit sekali masyarakat yang memiliki akses di lembaga keuangan khususnya di pasar modal yaitu 1,3%. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak lebih dari 100 orang mahasiswa. Kemudian data tersebut akan di analisis menggunakan regresi linear berganda. Kesimpulan hasil penelitian mendapatkan bahwa 1) Literasi tidak berpengaruh terhadap penghambat. 2) Pendapatan berpengaruh negatif terhadap penghambat investasi. 3) Motivasi berpengaruh negatif terhadap penghambat investasi. 4) Aksesibilitas berpengaruh negatif terhadap penghambat investasi.
Copyrights © 2020