Obyektif: Tulisan ini mempelajari hubungan keberhasilankehamilan teknik fertilisasi in vitro dengan umur istri.Metode: Dilakukan penilaian kehamilan pada 8 buah pusat pelayanan fertilisasi in vitro di Indonesia: di Rumah Sakit Anak dan Bersalin Harapan Kita sejak tahun 1997 sampai 2001 dan 7 Pusat Pelayanan fertilisasi in vitro di Indonesia. Induksi folikel dilakukan dengan long protocol, short protocoldan natural cycle. Inseminasi dilakukan dengan cara inseminasi di cawan petri dan dengan cara ICSI (intra cytoplasmic sperm injection). Pengambilanspermatozoa dilakukan dengan masturbasi, biopsi testes, dan biopsi epididimis. Keberhasilan kehamilan dinilai dengankehamilan kimiawi, adanya denyut jantung bayi dan kelahiran bayi hidup (take home baby).Hasil: Diperoleh hasil kehamilan 34% untuk kelompok umur di bawah 30 tahun, 33,75% untuk kelompok umur 31-35 tahun, 26% untuk kelompok umur 36-40 tahun dan 8% untuk kelompok umur di atas 40 tahun.
Copyrights © 2013