Bayi tabung merupakan salah satu alternatif untuk pengobatan pasangan tidak subur yang belum berhasil hamil dengan cara alami. WHO memperkirakan 50-80 juta pasangan di dunia mengalami infertlitas, dimana 7-15% nya berada pada usia reproduksi (15-40 tahun). Kejadian terbanyak sebagai penyebab infertilitas adalah wanita yaitu sebesar 40-60%. Kemajuan tehnologi pada dekade ini cukup pesat dengan ditemukannya berbagai cara diagnostik untuk membantu memecahkan masalah gangguan fertilitas. Pilihan cara pengobatan berkaitan dengan kemungkinan mendapatkan kehamilan dengan terapi yang mudah dan murah tetapi dengan keberhasilan kehamilan yang rendah atau dengan pengobatan yang lebih komplek dan mahal.Untuk mempersiapkan pasien yang akan mengikuti program bayi tabung dilakukan beberapa pemeriksaan mengenai usia wanita, lama perkawinan, penyebab gangguan fertilitas, pemeriksaan dan pengobatan yang pernah dilakukan dan yang tak kalah pentingnya memberikan penjelasan yang rinci tentang proses bayi tabung
Copyrights © 2013