Malnutrisi di rumah sakit merupakan hal penting yang seringkali terlewatkan pada penanganan pasien. Prevalensi yang sangat tinggi, komplikasi yang bervariasi tingginya mortalitas dan biaya yang harus ditanggung akibat malnutrisi mengharuskan penanganan yang bersifat multidisiplin dan terintegrasi pada pasien dengan malnutrisi atau berisiko malnutrisi. Kendala yang dihadapi pada penatalaksanaan pasien malnutrisi di rumah sakit adalah belum tersedianya protokol atau kurangnya komunikasi antar pengelola pasien baik dokter termasuk dokter spesialis gizi, ahli gizi, perawat maupun ahli farmasi. Pembentukan tim terapi gizi diharapkan dapat mengatasi masalah gizi di rumah sakit dan mendukung terapi medis dokter penanggung jawab pasien.
Copyrights © 2016