Latar belakang : Pneumatisasi didefinisikan sebagai suatu proses infiltrasi epitel perkembangan tulang dan membentuk rongga epitel berlapis sel-sel udara. Perkembangan tipe pneumatisasi mastoid berlainan pada setiap individu dan dipengaruhi beberapa faktor antara lain usia, genetik dan lingkungan. Sejumlah penelitian telah melaporkan berbagai tipe pneumatisasi menggunakan Computed Tomography (CT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama sakit penderita OMSK dengan tipe pneumatisasi mastoid berdasarkan klasifikasi Han. Metode : Studi penelitian ini merupakan studi penelitian deskriptif retrospektif terhadap penderita Otitis Media Supuratif Kronik (OMSK) melalui data rekam medik dan gambaran hasil CT Scan mastoid di RSUP Dr. Kariadi Semarang, periode 01 Januari – 31 Desember 2014. Hasil : Didapatkan 34 penderita. OMSK kanan sebanyak 14 (41,2%) penderita dan OMSK kiri sebanyak 20 (58,8%) penderita. Jenis kelamin penderita laki-laki 20 (58,8%) dan perempuan 14 (41,2%). Rata-rata usia OMSK adalah 29 tahun dengan usia terendah adalah 4 tahun dan tertinggi adalah 69 tahun. Rata-rata lama sakit adalah 8 tahun. Keseluruhan tipe pneumatisasi yang terbanyak ditemukan pada penderita OMSK telinga kanan dan kiri secara berurutan adalah hipo pneumatisasi, diikuti moderate pneumatisasi, good pneumatisasi dan hiper pneumatisasi. Hasil analisis didapatkan p=0,189 pada OMSK telinga kanan dan p=0,490 pada OMSK telinga kiri. Simpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik lama sakit OMSK terhadap tipe pneumatisasi
Copyrights © 2016