Mengakses pornografi merupakan perbuatan terlarang di Indonesia sebagaimana diatur dalam UU Pornografi No. 44 Tahun 2008, namun kalangan remaja tidak sedikit yang mengaksesnya. Permasalahannya, mengapa remaja melakukan pilihan informasi pornografi? Untuk itu memberi pemahanan atas pada remaja tersebut, perlu dilakukan sosialisasi penanggulangan dan pencegahan atas bahaya kecanduan pornografi. Adapun lokasi pelaksanaan sosialisasi adalah Kelurahan Maphar, Taman Sari, Jakarta Barat, sedangkan metode yang digunakan adalah Learning Methodology yaitu metode pendekatan pembelajaran yang menitik beratkan pada peran serta peserta berdasarkan pengalaman, stimuli dan respon peserta terhadap stimuli. Peserta perempuan berjumlah 12 orang berusia 15-17 tahun dengan tingkat adiksi pornografi pada rekreasi yaitu mencari informasi pornografi untuk hiburan, sedangkan peserta laki-laki berjumlah 16 orang dengan usia 15-18 tahun, tingkat adiksi pornografinya berada pada tingkat berbahaya dan beresiko yakni mencari informasi pornografi sebagai kebutuhan.
Copyrights © 2018