Medan makna adalah sejumlah leksem yang saling terjalin membentuk relasi makna dalam sebuah medan yang memiliki komponen makna berupa komponen bersama dankomponen pembeda. Penelitian ini mengkaji mengenai Medan Makna Nomina Berkomponen Makna (+SENJATA +TAJAM +PISAU *BESAR *PANJANG *LENGKUNG) dalam bahasa Indonesia. Permasalahan penelitian ini mengenai bagaimana komponen makna dan relasi makna medan makna nomina berkomponen makna (+SENJATA +TAJAM +PISAU *BESAR *PANJANG *LENGKUNG) dalam bahasa Indonesia? Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan komponen makna dan relasi makna medan makna nomina berkomponen makna (+SENJATA +TAJAM +PISAU *BESAR *PANJANG *LENGKUNG)dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori medan makna Nida (1975) dan relasi makna Cruse (1986). Sumber data pada KBBI edisi IV dan KBBI edisi V Luring dengan data berupa leksem nomina berkomponen makna(+SENJATA +TAJAM +PISAU *BESAR *PANJANG *LENGKUNG). Analisismenggunakan teknik komponensial Wedhawati (2005). Medan makna ini terdiri dari 4 leksem dengan 7 dimensi makna. Komponen makna terdiri dari 9 komponen makna yang terbagi menjadi 6 komponen bersama dan 3 komponen pembeda. Medan makna menghasilkan1 submedan makna yang membentuk relasi makna berupa relasi kompatibilitas dengan struktur hierarki bercabang.
Copyrights © 2018