Hemodialisa merupakan salah satu dari terapi pengganti ginjal yang diguakan pada penderita dengan penurunan fungsi ginjal, baik akut maupun kronik. Di dunia sekitar 2.622.000 orang yang telah menjalani pengobatan End-Stage Renal Disease, sebanyak 2.029.000 orang (77%) diantaranya menjalani pengobatan bdialysis dan 539.000 orang (23%) menjani transplantasi ginjal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan pada pasien yang menjalani terapi hemodialisa di RSI Siti Khadijah Palembang. Desain penelitian ini menggunakan metode suvey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada 21 - 29 April 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien yang menajalani terapi hemodialisa di RSI Siti Khadijah Palembang. Pengambilan sampel secara purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 24 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesiner. Hasil penelitian menunjukan bahwa Ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan (p value = 0,011), Ada hubungan antara lama menjalani terapi dengan kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan (p value = 0,014), dan Ada hubungan anatara dukungan keluarga dengan kepatuhan dalam pembatasan asupan cairan (p value = 0,011). Saran untuk perawat diruang hemodialisa diharapkan terus memberikan informasi dan motivasi kepada pasien yang menjalani terapi hemodialisa untuk mematuhi pembatasan asupan cairan, dan untuk keluarga diharapkan untuk selalu memberikan dukungan karena dukungan sangat penting bagi pasien yang menjalani terapi hemodialisa
Copyrights © 2016