Masa nifas merupakan salah satu bagian penting dari proses kelahiran dimana wanita memasuki peran baru sebagai ibu sekaligus merupakan masa kritis baik bagi ibu dan bayi. Diperkirakan 60% kematian terjadi setelah persalinan dan 50% kematian masa nifas terjadi dalam 24 jam pertama. Selama masa nifas diperlukan asuhan yang adekuat dengan tujuan memberikan pelayanan yang terstandar pada ibu nifas dengan memperhatikan riwayat kehamilan dan persalinan sehingga pemerintah mencanangkan program tentang kunjungan masa nifas yang dilakukan 4 kali selama masa nifas namun kunjungan pada masa nifas masih rendah. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan antara pendidikan dan pengetahuan ibu post partum terhadap pelaksanaan kunjungan masa nifas di BPS Nurachmi Plaju Palembang Tahun 2012. Metode Penelitian: Penelitian kuantitaif dengan metode crossectional. Teknik sampling Non Probability Sampling, pengambilan sampling dengan cara accidental sampling. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu post partum yang datang berkunjung ke BPS Nurachmi Plaju Palembang yang berjumlah 30 responden. Hasil: terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan dan pengetahuan ibu postpartum terhadap pelaksanaan kunjungan masa nifas di Bidan Praktek Swasta (BPS) Nurachmi Palembang 2012(p<0,05). Peran aktif bidan dalam memberikan pelayanan asuhan kebidanan pada ibu nifas (postnatal care) merupakan cara penting untuk memonitor dan mendukung kesehatan ibu, salah satunya dengan melakukan konseling sedini mungkin tentang pentingnya pemeriksaan yang dilakukan pada saat kunjungan masa nifas guna meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak
Copyrights © 2016